M
Makassar Update
Berita Terkini & Terpercaya
— Jurnalisme Cepat, Akurat, dan Berimbang —

Pusat Informasi & Peristiwa Kota Makassar

Menyajikan Laporan Cepat Seputar Kota Anging Mammiri

Murni Wawasan Kebangsaan, Kuliah Umum Pangdam Hasanuddin di UIN Alauddin Dinilai Perkuat Motivasi Generasi Muda

Oleh: Maman Bagus | Editor: Redaksi Makassar Update

MAKASSAR — Kehadiran Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, dalam agenda Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menuai perhatian publik. Di tengah dinamika informasi yang sempat diwarnai narasi pro-kontra, pihak kampus dan substansi acara menegaskan bahwa kegiatan tersebut murni berfokus pada penguatan wawasan kebangsaan, motivasi kepemimpinan, serta penanaman integritas bagi ribuan mahasiswa baru.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, orasi ilmiah yang disampaikan oleh Pangdam XIV/Hasanuddin di hadapan ribuan mahasiswa baru tersebut mengambil tema seputar peran generasi muda sebagai pewaris estafet kepemimpinan bangsa menuju Indonesia Emas.

Pihak panitia pelaksana menegaskan bahwa pelibatan unsur TNI atau tokoh eksternal dalam acara penyambutan mahasiswa baru merupakan praktik yang lazim dilakukan di berbagai perguruan tinggi. Tujuannya tidak lain adalah untuk membekali mahasiswa dengan kesadaran bela negara, pemahaman persatuan bangsa di tengah keragaman, serta ketahanan nasional menghadapi tantangan global, tanpa ada muatan doktrin militeristik di dalam ruang akademik.

Menanggapi isu berkembang yang menyebutkan adanya upaya penggiringan opini hingga ancaman sanksi berat atau drop out (DO) bagi mahasiswa yang sempat melakukan aksi penolakan, pihak kampus memberikan klarifikasi. Penanganan yang dilakukan oleh unsur internal kampus lebih diarahkan pada pembinaan tata cara penyampaian aspirasi agar tetap sejalan dengan etika akademik yang berlaku, mengingat forum tersebut melibatkan ribuan mahasiswa baru dan para guru besar.

“Ingat kalian anak-anakku, kalian berada di lembaga pendidikan. Artinya, kalian sedang berada di ranah peradaban. Harapan saya, dalam bertutur kata, dalam menyampaikan pendapat harusnya berdasar ilmu pengetahuan. Lingkungan pendidikan adalah untuk membangun peradaban,Ingat 2045 nanti kalianlah yang akan menjadi sumber daya manusia untuk memajukan Indonesia. Bekerjalah dan berdoalah lebih keras dari orang lain.” ucap Pangdam XIV/Hasanuddin.

Pihak Kampus

lanjut, para akademisi menilai bahwa pelibatan tokoh militer dalam forum-forum ilmiah di perguruan tinggi sebenarnya membuka ruang dialog yang konstruktif antara sektor pertahanan dan dunia pendidikan. Mahasiswa diberikan kesempatan langsung untuk memahami perspektif strategis pertahanan negara secara objektif, bukan sekadar menerima informasi dari pihak-pihak luar yang kerap kali bias atau memuat kepentingan tertentu.

Di samping itu, penanaman nilai-nilai wawasan kebangsaan dinilai sangat krusial di tengah gempuran arus informasi global dan radikalisme yang menyasar generasi muda. Melalui pembekalan ini, mahasiswa diharapkan memiliki ketahanan mental dan ideologi yang kuat, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh doktrin-doktrin transnasional yang berpotensi memecah belah keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pihak rektorat UIN Alauddin Makassar juga menegaskan komitmennya untuk senantiasa menjaga iklim demokrasi dan kebebasan akademik di dalam kampus. Ruang-ruang diskusi kritis tetap dijamin keberadaannya, selama proses penyampaian pendapat tersebut dilakukan melalui mekanisme yang konstitusional, santun, dan menjunjung tinggi norma kesopanan selayaknya insan akademisi.

Pihak Mahasiswa dan Rektorat

Para mahasiswa baru yang hadir dalam kuliah umum tersebut mengaku mendapatkan sudut pandang baru mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun bangsa. Sebagian besar dari mereka merasa termotivasi untuk fokus menempuh studi dan berkontribusi nyata bagi masyarakat, ketimbang teralihkan oleh narasi provokatif yang belum tentu kebenarannya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini secara tertib dan lancar hingga akhir acara, pihak kampus berharap agar seluruh sivitas akademika dapat kembali fokus pada esensi utama Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sinergi antara dunia pendidikan dan berbagai elemen strategis negara diharapkan terus terjalin harmonis demi mencetak SDM unggul yang berintegritas dan cinta tanah air.

Berita Terbaru & Pilihan Lainnya